Kisah Masjid Pertama di Dominika

Kisah Masjid Pertama di Dominika

Kisah Masjid Pertama di Dominika

The Circulo Islamico adalah masjid pertama yang didirikan di Republik Dominika. Masjid ini terletak di pusat Santo Domingo, sekitar 5 menit berjalan kaki dari Departemen Kepolisian Nasional dan Universitas Unibe.

Masjid dicapai oleh umat Islam di seluruh kota. Direktur CIRD, Mashkoor, memberi tahu saya bagaimana ada sebuah masjid kecil di Pedro Lluberes Ave, Santo Domingo, sekitar 10 tahun sebelumnya. Ini adalah perjuangan panjang yang dilakukan Muslim.

Dia menjelaskan, ada permintaan untuk masjid agar sesuai dengan peningkatan berbagai trainee Muslim di Republik Dominika. Permintaan tidak didukung oleh dana yang cukup untuk membeli tanah. Jangan berduka, umat Muslim berharap, semoga Allah memberikan petunjuk untuk membangun rumah ibadah.

Petisi itu ditanggapi. Seorang Muslim bernama Foutory mengetahui tentang kebutuhan dana Situs Judi Bola untuk membeli tanah. Dia bertanya berapa banyak uang yang dibutuhkan. Dia menawarkan cek untuk pembelian tanah. Ketika sudah waktunya untuk pengembangan, Foutory membuka hati dan tasnya dan juga membantu membangun masjid.

Kisah Masjid Pertama di Dominika

Bangunan dan konstruksi masjid berlanjut dengan sumbangan dari peziarah. Pemasangan masjid yang mudah tidak membutuhkan banyak anggaran, tetapi hal-hal yang mudah, seperti energi listrik, air, dan juga pemeliharaan, harus disesuaikan. Di sinilah sedikit wilayah Muslim bekerja sama untuk melakukan apa yang mereka bisa.

Banyak penjelajah menyediakan waktu dan sumber daya sebanyak yang mereka bisa. Mereka membangun jaringan untuk kelangsungan pembangunan masjid hingga selesai. Lokasi sujud buka setiap hari untuk petisi 5 hari dan juga menawarkan kelas pelajaran Islam untuk wanita dan anak-anak pada liburan akhir pekan. Fasilitas ini juga mengatur Ramadhan dan tugas-tugas Muslim lainnya.

Program kantor penunjukan Al-Foutory juga memberikan janji medis gratis kepada masyarakat umum di masjid. Di bagian belakang masjid adalah tempat kerja profesional medis kecil di mana peserta lingkungan dapat melakukan pemeriksaan gratis untuk masalah kesehatan mereka. Kadang-kadang mereka mungkin juga mendapatkan obat gratis. Mashkoor menyatakan, setiap hari Minggu seorang ahli kardiologi berhubungan dengan fasilitas tersebut dan juga memerhatikan individu tersebut.

Tempat Ibadah Pertama Yang Menjadi Kebanggaan

Dia menyatakan kadang-kadang dokter mungkin tidak dapat mendiagnosis masalah atau mungkin tidak memiliki alat atau kemahiran untuk memperlakukan orang sehingga mereka memanggil dokter lain di sekitar dan mengirim orang sakit metode mereka.

Selain itu, jika orang tersebut dirujuk ke fasilitas pribadi, profesional medis dapat melakukannya sebagai karyawan pro-bonodan pasti tidak akan mengajukan klaim terhadap klien. Mashkoor mengakui sifat persembahan masjid sebagai bagian dari nilai-nilai yang ditanamkan kepadanya oleh keyakinan agamanya.